2012/10/09

walaupun hidup seribu tahun bila tak sembahyang apa gunanya

mungkin sudah untuk kesekiankalinya kata2 dari sebuah lagu tsb terngiang2 didalam hati dan pikiran ini.. ya, sebuah kalimat yang sederhana namun bermakna luar biasa. "walaupun hidup seribu tahun bila tak sembahyang apa gunanya??" *kalau tidak salah liriknya demikian. benar tidak ya? ya, apapun itu, esensi dari sebuah lirik lagu qasidah ini amatlah sangat bagus dan dalam. Sangat benar sekali, apabila selama hidup ini kita hanya petantang petenteng mencari apalah itu berbagai kenikmatan hidup dunia hingga mungkin sampai usia yang sangat panjang (seribu tahun) akan tetapi apabila hanya begitu saja apalah artinya hidup ini? toh, kematian akan wajib datang kepada setiap yang bernafas. dan kita semua hanya menunggu waktu giliran. jadi, ketika hidup ini hanya dipenuhi dengan keberleha2xan saja hingga melupakan kewajiban kita sebagai mahluk Alloh yaitu beribadah kepadanya maka sebenarnya apa yang sedang kita cari?? gambaran simplenya ya begitu kita mati, 99% pasti masuk neraka. akhir yang kekal dalam kehinaan dan siksaan. that's it. bukan hanya sembahyang sih yang dapat diambil pelajaran dari lirik lagu tersebut. bisa jadi walalupun hidup seribu tahun tapi sudah tau punya hutang dan kewajiban kepada manusia lain tapi dianggap remeh hingga tidak ditunaikan kewajiban tsb, hingga jadinya apalah gunanya hidup walaupun seribu tahun?? juga apabila dalam kehidupannya seirang manusia itu hanya mementingkan perut dan kesenangannya sendiri hingga melupakan ibu bapak dan saudaranya, apa juga gunanya hidup walaupun seribu tahun. juga ketika manusia hanya memenuhi berbagai tuntutan hawa nafsunya, mengejar kesenangan sesaat terus menerus, apa juga gunanya walaupun hidup seribu tahun?? oh alangkah banyaknya hal2 yang membuat kehidupan manusia itu walaupun dia dapat hidup selama ribuan tahun tapi tidak ada gunanya. mungkin dapat juga disematkan pangkat "sesat" bagi para pelaku peran tersebut karena sudah jelas jalan yang benar akan tetapi mereka malah menempuh jalan yang salah. sesat dan sungguh kasihan. naudzubillah..

2012/10/07

setan (ada) dimana2

Tidak terasa telah 9 bulan lebih lamanya semenjak terakhir dibulan januari menerbitkan posting blog yang memang telah sangat jarang dilakukan.. dan alhamdulillah dihari ini tepatnya minggu malam, telah diberikan takdir yang begitu indahnya dari Alloh sehingga diri ini bisa mengetik, menulis dan insya Alloh sampai memposting tulisan ini. telah begitu banyak kejadian demi kejadian telah dialami dalam waktu beberapa bulan ini. dari yang menyenangkan hingga yang diluar akal normal. dari yang bertemu sahabat, teman dan saudara seiman yang baru hingga bertemu dengan sifat setan dalam diri manusia. ya, memang tidak ada yang tidak mungkin. manusia bersifat malaikat dan manusia yang memiliki sifat setan. mereka semua ada. :) Akan tetapi, sepertinya dominasi suasana hati sepertinya selalu saja mendapati kebanyakan manusia dengan segala sifat keegoisan dan kebrutalan pribadinya. manusia yang hanya memikirkan perutnya sendiri hingga tidak ada lagi rasa didalam hatinya akan kasih dan sayang. semuanya ada, namun hanyalah topeng belaka. pahit dan getir kebertemuan yang sering dan rutin ada hanyalah semakin membuat kamus perbendaharaan sifat2 buruk mereka seakan semakin lengkap saja. lumayan, bs menjadi referensi yang berharga untuk bekal hidup kedepannya.. setan yang berasal dari luar demikian pula setan yang berasal dari dalam diri sama2 musuh yang nyata yang harus dimusuhi. mereka adalah musuh dan tidak bisa sekalipun untuk berkompromi dengan yang secara tegas2 telah Alloh tegaskan sebagai musuh yang nyata bagi manusia! karena mereka musuh, perlakukanlah mereka sebagai musuh! tidak boleh kurang. Alangkah capek lelah dan menyita begitu banyak waktu hidup hnya oleh permainan yang berbelok2 yang disutradarai oleh setan2 yang terkutuk. mereka begitu lihai dan pintar mmpermainkan sampai menyesatkan hati2 umat manusia. ya wajar saja karena mereka telah bersumpah menyesatkan sebanyak2 manusia hingga akhir jaman. biarkan saja, yang penting sebagai manusia kita sudah memantapkan genderang perang terhadap setan2 jahat itu. oh, dari tadi hanya berbicara tentang setan. mengapakah sampai demikian? ya, karena memang setan2 itu dengan beragam tipu muslihatnya kerapkali sukses menjauhkan manusia dari jalan yang benar, sehingga manusia tsb menjadi linglung, kehilangan arah sampai tersesat hingga mabok tidak tau lagi mau kemana, naudzubillah.. terakhir, hidup ini hanyalah permainan dan senda gurau belaka. dunia ini hanyalah permainan, namun jangan sampai terbawa apalagi tersesat oleh permainan yang begitu kental dengan setan2 yang sedang berkeliaran diluar dan didalam diri kita.