Sebuah ungkapan yang simpel, sederhana namun sarat akan makna. "Kembali Ke Jalan Yang Benar" merupakan (hanya) sebuah kalimat singkat yang mungkin seringkali hanya dijadikan bahan lelucon atas sesuatu yang lucu hingga pada akhirnya keluarlah sosok kalimat yang terdiri dari 5 suku kata tersebut. akan tetapi, bagi sebagian jiwa yang didalam hatinya tengah bergejolak karena rasa letih yang amat sangat yang disebabkan oleh keberulangan proses pencarian jati diri dimana didalam perjalanannya seringkali menemui kebuntuan dan tersesat hingga untuk kembali kejalan yang seharusnya (ke jalan yang benar) sungguh2x membutuhkan energi yang sangat luar biasa karena memang merubah posisi dari yang tadinya terjatuh untuk kembali berdiri tegap sungguh2x membutuhkan energi yang sangat besar ditambah lagi ada begitu banyak cibiran dari lingkungan sekitar yang merendah2xkan niat baik tersebut.
Namun, yang namanya manusia, si mahluk pelupa ini, keberulangan dari satu kegagalan terus saja diulanginya, hingga setanpun cukup memiliki alasan yang sangat kuat untuk berusaha menggagalkan kebangkitan kembali si manusia untuk berjuang kembali ke jalan yang seharusnya (benar). Memang sungguh amat melelahkan perjuangan untuk kembali ke jalan yang benar itu. ibarat dalam sebuah pusaran energi yang ketika kita sedang terlempar keluar maka untuk bisa kembali masuk kedalam pusaran energi tersebut membutuhkan berkali2x jatuh bangun usaha yang periodik, terus menerus.
Jiwa manusia adalah memang hanya akan kembali ke jalan yang benar. itulah mengapa Tuhan memberikan jatah waktu usia yang dengannya manusia itu diberikan kebebasan untuk berbuat, bersikap semau2xnya. namun, waktu itu memang benar2x satu2xnya modal yang harus secara cermat dipergunakan oleh manusia karena jika waktu hidup sudah tidak ada lagi maka semua usaha untuk perbaikan diri telah menemui titik akhir, tidak ada lagi kesempatan untuk memperbaikinya.
salam akhir Tahun, semoga bisa kembali ke jalan yang benar dan terus berketetapan hati untuk terus berjuang mempertahankan untuk selalu berada dijalurnya.
2011/12/31
2011/06/20
kanan atau kiri?
ketika kita sudah menentukan jalan mana yang akan kita tempuh, maka untuk selanjutnya ketegasan dari dalam dirilah yang mengambil peranan penting.
ketika kita telah memutuskan untuk berjalan diatas jalan kebaikan, maka ketika kita sedang dihadapkan kepada situasi yang berpotensi membuat kita menjadi manusia yang berlaku tidak baik maka sebenarnya disitulah letak ujian diri kita. bukannya malah meluntur dikarenakan emosi yang tidak dapat ditahan ataupun tergiur oleh godaan syahwati yang membuat kita menjadi berakhlak jelek.
kita baru akan dikatakan sebagai seorang yang berjalan diatas kebaikan ketika kita bisa dengan konsisten menyelaraskan antara niat, perkataan, perilaku serta kedayatahan kita ketika sedang menghadapi ujian. sebenarnya letak inti dari sebuah jiwa kebaikan adalah terletak dimana ketika kita sedang menghadapi ujian. dari situlah kita dapat menilai diri kita apakah memang sudah layak untuk menyandang gelar baik ataukah ketika ujian tersebut kita malah mendapatkan angka yang merah sehingga harus melalui ujian ulangan agar berhasil naik kelas atau bahkan jika kita gagal maka bukan tidak mungkin kita bisa turun kelas. bagaimanapun, semua tergantung bagaimana respon atau reaksi spontan kita ketika sedang menghadapi ujian demi ujian. itu adalah tolak ukur yang hakiki dan akan selamanya menjadi barometer tingkat keberadaan kita.
tidak bisa seenaknya dengan mengklaim diri sebagai seorang yang baik akan tetapi tidak pernah lulus ujian ketika dihadapkan oleh ujian yang sebenarnya. semuanya menjadi ecek2 belaka dan tiada artinya alias statement sampah! Tunjukkan kepada siapapun kepada apapun, kepada situasi dan lingkungan dimanapun kualitas yang ada dalam diri. kalau memang sudah bertekad, berniat dan berjuang untuk menjadi orang yang baik maka perjuangkanlah! bukan hanya dengan diam, gagal dalam menghadapi ujian ataupun hanya menuliskan dan menggembar gemborkan suara pembaharuan yang kopong.
ketika kita telah memutuskan untuk berjalan diatas jalan kebaikan, maka ketika kita sedang dihadapkan kepada situasi yang berpotensi membuat kita menjadi manusia yang berlaku tidak baik maka sebenarnya disitulah letak ujian diri kita. bukannya malah meluntur dikarenakan emosi yang tidak dapat ditahan ataupun tergiur oleh godaan syahwati yang membuat kita menjadi berakhlak jelek.
kita baru akan dikatakan sebagai seorang yang berjalan diatas kebaikan ketika kita bisa dengan konsisten menyelaraskan antara niat, perkataan, perilaku serta kedayatahan kita ketika sedang menghadapi ujian. sebenarnya letak inti dari sebuah jiwa kebaikan adalah terletak dimana ketika kita sedang menghadapi ujian. dari situlah kita dapat menilai diri kita apakah memang sudah layak untuk menyandang gelar baik ataukah ketika ujian tersebut kita malah mendapatkan angka yang merah sehingga harus melalui ujian ulangan agar berhasil naik kelas atau bahkan jika kita gagal maka bukan tidak mungkin kita bisa turun kelas. bagaimanapun, semua tergantung bagaimana respon atau reaksi spontan kita ketika sedang menghadapi ujian demi ujian. itu adalah tolak ukur yang hakiki dan akan selamanya menjadi barometer tingkat keberadaan kita.
tidak bisa seenaknya dengan mengklaim diri sebagai seorang yang baik akan tetapi tidak pernah lulus ujian ketika dihadapkan oleh ujian yang sebenarnya. semuanya menjadi ecek2 belaka dan tiada artinya alias statement sampah! Tunjukkan kepada siapapun kepada apapun, kepada situasi dan lingkungan dimanapun kualitas yang ada dalam diri. kalau memang sudah bertekad, berniat dan berjuang untuk menjadi orang yang baik maka perjuangkanlah! bukan hanya dengan diam, gagal dalam menghadapi ujian ataupun hanya menuliskan dan menggembar gemborkan suara pembaharuan yang kopong.
2011/06/13
13 Juni 2011
tanggal 13, bulan 6, angka 1 dua kali..
bagaimanapun memberikan makna yang sangat berharga ketika kita mampu untuk memaknainya bermakna. sama halnya ketika kita tidak memberikannya makna apa-apa, seketika semuanya pun akan menjadi tidak bermakna sama sekali. sungguh sangat disayangkan apabila kesemuanya itu hanya lewat begitu saja dan menjadi barang yang usang tiada berharga. alangkah merananya hidup jikalau hanya dipenuhi oleh rangkaian2 kecemasan2 dan keputus asaan.. pengejaran atas sesuatu yang hanya bersifat duniawi, nafsu dan kesemuan. sungguh, semuanya itu tiada artinya sama sekali bila dibandingkan apabila kita hanya berfokus kepada satu titik kebahagiaan hakiki. kebahagiaan sejati dan kebahagiaan abadi. ras syukurpun akan deras mengalir ketika kita mampu melihat dengan mata bathin apa-apa yang selama ini tertutup oleh pekatnya dosa didalam hati. rasa syukur yang akan melimpah ruah sebanding dengan kenyataan bahwa memang kita semua telah dianugerahi begitu banyaknya nikmat.. yang dari dlu hingga sekarang yang 24 jam selalu meliputi kita semua. tidakkah bisa engkau membayangkan bagaimana jadinya jika kini kita sudah tidak bernyawa?? sungguh segala kenikmatan hidup dan segala cerita yang sering kita besar-besarkan itu akan hilang dengan tiba2. tiada lagi kita bisa melakukan apapun. semuanya hilang.. dan kitapun baru akan tersadar betapa kehidupan ini begitu singkatnya.. dan apa yang telah kita lakukan untuknya?? seperti merasa tidak melakukan apa-apa.
bagaimanapun memberikan makna yang sangat berharga ketika kita mampu untuk memaknainya bermakna. sama halnya ketika kita tidak memberikannya makna apa-apa, seketika semuanya pun akan menjadi tidak bermakna sama sekali. sungguh sangat disayangkan apabila kesemuanya itu hanya lewat begitu saja dan menjadi barang yang usang tiada berharga. alangkah merananya hidup jikalau hanya dipenuhi oleh rangkaian2 kecemasan2 dan keputus asaan.. pengejaran atas sesuatu yang hanya bersifat duniawi, nafsu dan kesemuan. sungguh, semuanya itu tiada artinya sama sekali bila dibandingkan apabila kita hanya berfokus kepada satu titik kebahagiaan hakiki. kebahagiaan sejati dan kebahagiaan abadi. ras syukurpun akan deras mengalir ketika kita mampu melihat dengan mata bathin apa-apa yang selama ini tertutup oleh pekatnya dosa didalam hati. rasa syukur yang akan melimpah ruah sebanding dengan kenyataan bahwa memang kita semua telah dianugerahi begitu banyaknya nikmat.. yang dari dlu hingga sekarang yang 24 jam selalu meliputi kita semua. tidakkah bisa engkau membayangkan bagaimana jadinya jika kini kita sudah tidak bernyawa?? sungguh segala kenikmatan hidup dan segala cerita yang sering kita besar-besarkan itu akan hilang dengan tiba2. tiada lagi kita bisa melakukan apapun. semuanya hilang.. dan kitapun baru akan tersadar betapa kehidupan ini begitu singkatnya.. dan apa yang telah kita lakukan untuknya?? seperti merasa tidak melakukan apa-apa.
2011/03/27
Percaya untuk menjadi berhasil...!!
27th march 2011
apakah sebenarnya ukuran keberhasilan?? masing2 orang pasti memiliki batasan yang berbeda2. tingkat keberhasilan yang paling vulgar adalah ketika seseorang itu mampu mencapai tingkatan pengaruh/kekuasaan yang dihormati.. serta memiliki koneksi dan dollar yang banyak.. kalau seorang manusia telah meraihnya, maka manusia lainnya pun akan satu suara menyatakan bahwa dia adalah orang yang berhasil!!
akan tetapi, bagaimana jikalau dia disatu ketika menemui ajalnya?? masihkah orang yang memiliki pengaruh, uang dan kekuasaan tersebut dikategorikan sebagai seorang yang berhasil>??? tentu kita tidak bisa langsung men state demikian.. karena dia telah mati, dan habislah apa yang telah diusahakannya.. pangkat, kedudukan dan harta duniawi.. semuanya tidak mampu menolongnya dari kematian.. batas antara keberhasilan yang dielu-elu kan manusia kepada dia seketika terhenti cukup sampai disitu. kalau sudah begini, apakah masih berlaku definisi berhasil?? saya rasa tidak.
jadi, apakah sebenarnya definisi yang tepat untuk seorang manusia yang berhasil itu?? ya, keberhasilan itu bukanlah bertolak ukur duniawi. dan bukan juga bertolak ukur ukhrowi semata. namun merupakan keseimbangan antara tujuan akhir dengan modal yang kita peroleh untuk meraihnya.. meraih keberhasilan yang sejati, yang hakiki dan yang kekal abadi....
apakah sebenarnya ukuran keberhasilan?? masing2 orang pasti memiliki batasan yang berbeda2. tingkat keberhasilan yang paling vulgar adalah ketika seseorang itu mampu mencapai tingkatan pengaruh/kekuasaan yang dihormati.. serta memiliki koneksi dan dollar yang banyak.. kalau seorang manusia telah meraihnya, maka manusia lainnya pun akan satu suara menyatakan bahwa dia adalah orang yang berhasil!!
akan tetapi, bagaimana jikalau dia disatu ketika menemui ajalnya?? masihkah orang yang memiliki pengaruh, uang dan kekuasaan tersebut dikategorikan sebagai seorang yang berhasil>??? tentu kita tidak bisa langsung men state demikian.. karena dia telah mati, dan habislah apa yang telah diusahakannya.. pangkat, kedudukan dan harta duniawi.. semuanya tidak mampu menolongnya dari kematian.. batas antara keberhasilan yang dielu-elu kan manusia kepada dia seketika terhenti cukup sampai disitu. kalau sudah begini, apakah masih berlaku definisi berhasil?? saya rasa tidak.
jadi, apakah sebenarnya definisi yang tepat untuk seorang manusia yang berhasil itu?? ya, keberhasilan itu bukanlah bertolak ukur duniawi. dan bukan juga bertolak ukur ukhrowi semata. namun merupakan keseimbangan antara tujuan akhir dengan modal yang kita peroleh untuk meraihnya.. meraih keberhasilan yang sejati, yang hakiki dan yang kekal abadi....
2011/03/24
revolusi, harga mati
bismillah..
perubahan adalah harga mati. perubahan yang bagaimanapun, pastinya akan terjadi kepada seluruh mahluk yang bernyawa. entah itu perubahan yang menjadikan kita semakin baik atau perubahan yang menjauhkan kita dari kewajaran..
perubahan adalah harga mati, yang tidak bisa ditawar2, yang ketika detik-detik waktu terus berjalan dan menggilas apapun yang sedang berada dihadapannya..
perubahan adalah harga mati yang akan menentukan bagaimana kehidupan kita setelah mati.
perubahan adalah harga mati. perubahan yang bagaimanapun, pastinya akan terjadi kepada seluruh mahluk yang bernyawa. entah itu perubahan yang menjadikan kita semakin baik atau perubahan yang menjauhkan kita dari kewajaran..
perubahan adalah harga mati, yang tidak bisa ditawar2, yang ketika detik-detik waktu terus berjalan dan menggilas apapun yang sedang berada dihadapannya..
perubahan adalah harga mati yang akan menentukan bagaimana kehidupan kita setelah mati.
2011/02/25
"soul factor" 2
bismillah...
apa-apa yang dibayangkan.. berupa hal2 yang sangat diharapkan.. seketika mewujud nyata.. oh.. sungguh sangat indahnya.. seketika itu pula seakan2 beban berat yang menimpa terlepas dengan segera.. plong rasanya.. alhamdulillah ya Alloh.. yang telah menjadikannya mewujud..nyata..dan dapat saya rasakan dan saksikan.. menyaksikan kebesaranNYA.. ya, tiada yang tidak mungkin bagi Alloh.. semuanya adalah hal yang begitu mudah jika memang itu menjadi kehendakNYA..
entah apa yang kini sdang bergelanyut didalam fikiran, akan tetapi, "soul factor" kali ini akan berlanjut terus menuju kearah satu perbaikan diri yang hakiki. yang hanya akan diperoleh jikalau kita kembali tidak memperlakukan apa2 yang kita disuruh untuk menjauhinya sebagai permainan. apa yang harus dijauhi, maka jauhilah. dan apa yang kita disuruh untuk mematuhinya maka jangan ditunda2. karena kalau masih menunda2 maka itu sama artinya kita masih menyandang sifat kemunafikan...
apa-apa yang dibayangkan.. berupa hal2 yang sangat diharapkan.. seketika mewujud nyata.. oh.. sungguh sangat indahnya.. seketika itu pula seakan2 beban berat yang menimpa terlepas dengan segera.. plong rasanya.. alhamdulillah ya Alloh.. yang telah menjadikannya mewujud..nyata..dan dapat saya rasakan dan saksikan.. menyaksikan kebesaranNYA.. ya, tiada yang tidak mungkin bagi Alloh.. semuanya adalah hal yang begitu mudah jika memang itu menjadi kehendakNYA..
entah apa yang kini sdang bergelanyut didalam fikiran, akan tetapi, "soul factor" kali ini akan berlanjut terus menuju kearah satu perbaikan diri yang hakiki. yang hanya akan diperoleh jikalau kita kembali tidak memperlakukan apa2 yang kita disuruh untuk menjauhinya sebagai permainan. apa yang harus dijauhi, maka jauhilah. dan apa yang kita disuruh untuk mematuhinya maka jangan ditunda2. karena kalau masih menunda2 maka itu sama artinya kita masih menyandang sifat kemunafikan...
"soul factor"
bismillah...
"soul factor", menjadi salah satu faktor yang (walaupun nantinya hanya bersifat sementara,tak peduli) membuat sadar betapa faktor dari ruh itu adalah dengan melakukan ibadah (dzikir) yang hanya dengan melakukannyalah hati menjadi tenteram. betapa tidak.. keseharian yang dilalui dengan diawali pelalaian akan satu kewajiban, akan selalu dikuti dengan rasa bersalah yang teramat dalam.. dikarenakan oleh kesengajaan melalaikan ibadah inti yang menjadikan roda kehidupan bertambah goyah! alangkah kasihannya..
jikalau ditarik lagi kebelakang, sebenarnya apakah yang menjadi penyebab dari semua ini?? sudah sangat jelas apakah itu. pyuhh...,. alangkah parahnya jika menyadarinya. ya, begitulah.. akan tetapi mungkin semua pengalaman terburuk dalam hidup ini memiliki maksud yang pastinya akan sangat berguna bagi generasi penerus kehidupan. ya. saya sangat yakin itu. cukuplah sudah pengalaman kelam itu saya jalani. saya benar2 sangat tidak menginginkannya samasekali hadir dalam hidup ini. itu adalah hal yang sangat2 menjijikkan!!! astaghfirulloh...
"soul factor" adalah inti dari satu perubahan yang revolusioner. bagaimanapun segalanya terletak dihati. pola hati itu akan berubah2 seiring perasaan yang sedang kita alami. dan perasaan itu pun bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja melainkan ada pemicunya. ya, pemicu yang paling sering diciptakan sendiri. alangkah parahnya kehidupanku ini?? yang ketika materi belum didapat, betapa sangat menginginkannya. dan ketika telah didapatkan malah tersesat begitu jauh. jadi, kapankah ada rasa menikmati kehidupan itu???
"soul factor", menjadi salah satu faktor yang (walaupun nantinya hanya bersifat sementara,tak peduli) membuat sadar betapa faktor dari ruh itu adalah dengan melakukan ibadah (dzikir) yang hanya dengan melakukannyalah hati menjadi tenteram. betapa tidak.. keseharian yang dilalui dengan diawali pelalaian akan satu kewajiban, akan selalu dikuti dengan rasa bersalah yang teramat dalam.. dikarenakan oleh kesengajaan melalaikan ibadah inti yang menjadikan roda kehidupan bertambah goyah! alangkah kasihannya..
jikalau ditarik lagi kebelakang, sebenarnya apakah yang menjadi penyebab dari semua ini?? sudah sangat jelas apakah itu. pyuhh...,. alangkah parahnya jika menyadarinya. ya, begitulah.. akan tetapi mungkin semua pengalaman terburuk dalam hidup ini memiliki maksud yang pastinya akan sangat berguna bagi generasi penerus kehidupan. ya. saya sangat yakin itu. cukuplah sudah pengalaman kelam itu saya jalani. saya benar2 sangat tidak menginginkannya samasekali hadir dalam hidup ini. itu adalah hal yang sangat2 menjijikkan!!! astaghfirulloh...
"soul factor" adalah inti dari satu perubahan yang revolusioner. bagaimanapun segalanya terletak dihati. pola hati itu akan berubah2 seiring perasaan yang sedang kita alami. dan perasaan itu pun bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja melainkan ada pemicunya. ya, pemicu yang paling sering diciptakan sendiri. alangkah parahnya kehidupanku ini?? yang ketika materi belum didapat, betapa sangat menginginkannya. dan ketika telah didapatkan malah tersesat begitu jauh. jadi, kapankah ada rasa menikmati kehidupan itu???
2011/02/08
08 februari 2011
berbagai kecurangan telah ternyata dihadapan mata. pada umumnya mereka2 itu hanya ingin bagian yang enak2nya saja. mereka tidak memikirkan pihak2 lain yang terkena getah dari kesemena2annya.. yang mereka fikirkan hanyalah isi perut mereka. menjadi begitu memuakkan ketika bertemu dan melihat wajah2 yang diberi topeng tak berdosa itu. oh, wahai, sungguh kasihan kalian yang menyangka bahwa telah selamat dan berbuat tidak salah padahal sebenarnya kalian itulah pembuat kecurangan yang sesungguhnya. saya memang hanyalah baru sebatas pengamat yang hanya bisa mengamati dari tempat yang sekalipun dekat namun tidak bisa menyentuh apapun. namun untuk bisa menebak dan memprediksi berbagai modus dari para penculas2 itu alangkah sangat mudahnya. ketika sinyal itu hadir, seketika itu pula saya merasakan semacam kegelisahan yang menyiratkan kode ketidakadilan baru telah hadir dimuka bumi ini. ya. ketidak adilan demi ketidak adilan terus menerus lahir memenuhi isi dunia ini dan membunuh begitu banyak mantan pejuang dan mantan idealis. alangkah kejamnya kenyataan ini.. ruang gerak akan kebenaran dan keagungan sebuah nilai keikhlasan telah hanya sekedar menjadi barang mainan. sudah tidak ada harga dan artinya lagi karena semuanya hanya dipermainkan dengan sekehendak hati para penculas yang menjadi monster pengecut penghisap darah saudaranya sendiri.
2011/01/26
satu hari ditahun baru, menilik kemungkinan..
bismillahirrohmaanirrohiimm..
di satu waktu yang sedang dijalani ini.. ditengah2 panjalanan yang begitu terlampau jauh dari pusat edar, ternyata masih ada setitik nurani yang mengumumkan sekian kali pengumuman agar diperhatikan oleh kaum pelelah yang senantiasa terlelap dalam gemerlap kehidupan.. oh, sungguh, walaupun hanya setitik sinar namun begitu sangat berarti ditengah gelapnya malam. 24 jam yang gelap, yang berjalanpun hanya dengan meraba2. antara sadar dan tidak sadar namun penjalanan waktu terus dijalani. karena memang begitulah hukum Tuhan yang sekalipun tidak akan pernah berubah dan tidak akan pernah mentolerir apa yang telah ditetapkan. membatu, mencai, menguat atau melemah, kesemuanya itu adalah hasil dari proses penjalanan waktu. waktu tidak akan pernah kembali dan waktu tidak akan pernah berhenti. tidak ada yang patut untuk disesali, yang ada hanyalah kepatutan untuk mengerti mengapa semuanya itu bisa terjadi sebagai bahan untuk kembali berjalan dengan lebih tegak. apapun itu, selamanya kebebasan hak yang dimiliki oleh jiwa manusia tidak akan pernah mengamankannya dari segala macam apapun! hingga umurnya telah berhenti..
di satu waktu yang sedang dijalani ini.. ditengah2 panjalanan yang begitu terlampau jauh dari pusat edar, ternyata masih ada setitik nurani yang mengumumkan sekian kali pengumuman agar diperhatikan oleh kaum pelelah yang senantiasa terlelap dalam gemerlap kehidupan.. oh, sungguh, walaupun hanya setitik sinar namun begitu sangat berarti ditengah gelapnya malam. 24 jam yang gelap, yang berjalanpun hanya dengan meraba2. antara sadar dan tidak sadar namun penjalanan waktu terus dijalani. karena memang begitulah hukum Tuhan yang sekalipun tidak akan pernah berubah dan tidak akan pernah mentolerir apa yang telah ditetapkan. membatu, mencai, menguat atau melemah, kesemuanya itu adalah hasil dari proses penjalanan waktu. waktu tidak akan pernah kembali dan waktu tidak akan pernah berhenti. tidak ada yang patut untuk disesali, yang ada hanyalah kepatutan untuk mengerti mengapa semuanya itu bisa terjadi sebagai bahan untuk kembali berjalan dengan lebih tegak. apapun itu, selamanya kebebasan hak yang dimiliki oleh jiwa manusia tidak akan pernah mengamankannya dari segala macam apapun! hingga umurnya telah berhenti..
Langganan:
Postingan (Atom)