2012/12/07
homesick = rumahsakit?
sendiri ditengah keramaian. memang sudah menjadi bagian dari kepribadian diri yang lazim diketahui publik yang mengenal diri ini. Namun, hal itu bukan berarti tidak memiliki kepedulian samasekali.. kadarnya hanyalah sebatas pada : "ada perasaan yang mengarahkan diri ini untuk hanya memberikan waktu kepada diri sendiri, do not disturb please" itu saja.
terkadang didalam kesendirian kita mampu menemukan diri kita yang sesungguhnya. karena terkadang ketika kita berinteraksi dengan manusia, sedikit banyaknya pasti ada satu dua hal yang mampu secara perlahan melumpuhkan kepribadian yang sedang mencari jati dirinya. itu adalah hal yang sangat menjadi kendala, ketika kita sedang berfokus mencari sesuatu yang merupakan bagian dari diri kita.
kesendirian juga sangat ampuh untuk lebih meresapi rasa jauh dari rumah.. jauh dari keluarga.. jauh dari orang tua.. jauh dari orang yang kita sayangi... hingga perasaan hati yang menjadi AMARILE..(a.k.a. tidak jelas) bentuk, aroma dan rasanya.. sesuatu rasa yang seperti meleleh dan menyayat. sungguh perih. siksaan ini, rasa rindu dalam kejauhan dan kerinduan ini, sudah selayaknya diyakini sebagai sebuah anugerah ketimbang cobaan dan musibah. Alhamdulillah.
(masih banyak hal yang bisa untuk disyukuri)
2012/12/06
perjuangan terakhir..
ketika tulisan ini dibuat, telah banyak hal yang mengelilingi keseharian dengan segala macam variasinya. ya, tapi begitulah hidup.. hidup adalah pengalaman melakukan segala sesuatu dengan segala konsekuensinya.
ketika nurani sedang dilingkupi berbagai serangan energi negatif maka seketika itu, diapun menjadi 'sakit' dan merana karenanya. mati suri seolah dia hidup namun mati..
semoga saja Tuhan selalu mendekatkan diri ini kepada kesenangan yang halal dan menjauhkan sejauh2xnya dari kesenangan yang haram..
semoga saja masih ada riak2 semangat untuk berbuat sesuatu sebagai seorang manusia sempurna ciptaanNYA, bukan hanya sekedar menumpang hidup dan menjalani apa adanya.. semoga saja masih ada setitik harapan untuk berbuat sesuatu yang terbaik meskipun diluar sana telah banyak korban perasaan yang menjadikan diri2 mereka menjadi tidak lagi mau peduli, mencari aman dan menjadi secara tidak langsung seorang pengecut yang tentunya begitu amat dilaknat oleh Tuhan.
Akan selalu ada matahari bersinar dibalik kelamnya malam.. selama dunia belum kiamat. akan selalu ada harapan dan kemenangan jika memang kita menginginkannya asalkan ruh ini belum diangkat oleh Tuhan.
hidup apa adanya itu bukanlah kehidupan yang diberkati oleh Tuhan, karena manusia itu pada hakikatnya diutus dan diciptakan sebagai rahmatan lil aalamin..
semoga saja Tuhan terus mengangkat diri ini kearah yang lebih tinggi dari segala kerendahan yang menyengsarakan. amin.
2012/12/03
"homesick" -tersayat-sayat-
93 million miles from the sun
People get ready,
get ready Cause here it comes,
it's a light, A beautiful light,
over the horizon Into our eyes
Oh, my my how beautiful
Oh my beautiful mother
She told me, son in life you're gonna go far
If you do it right, you'll love where you are
Just know, wherever you go
You can always come home
240 thousand miles from the moon
We've come a long way to belong here
To share this view of the night
A glorious night
Over the horizon is another bright sky
Oh my my how beautiful, oh my irrefutable father
He told me, son sometimes it may seem dark
But the absence of the light is a necessary part
Just know, you're never alone, you can always come back home
You can always come back
Every road is a slippery slope
But there is always a hand that you can hold on to
Looking deeper through the telescope
You can see that your home's inside of you
Just know, that wherever you go, no you're never alone, you will always get back home
(Jason Mraz)
Langganan:
Postingan (Atom)