2012/12/07

homesick = rumahsakit?

sendiri ditengah keramaian. memang sudah menjadi bagian dari kepribadian diri yang lazim diketahui publik yang mengenal diri ini. Namun, hal itu bukan berarti tidak memiliki kepedulian samasekali.. kadarnya hanyalah sebatas pada : "ada perasaan yang mengarahkan diri ini untuk hanya memberikan waktu kepada diri sendiri, do not disturb please" itu saja. terkadang didalam kesendirian kita mampu menemukan diri kita yang sesungguhnya. karena terkadang ketika kita berinteraksi dengan manusia, sedikit banyaknya pasti ada satu dua hal yang mampu secara perlahan melumpuhkan kepribadian yang sedang mencari jati dirinya. itu adalah hal yang sangat menjadi kendala, ketika kita sedang berfokus mencari sesuatu yang merupakan bagian dari diri kita. kesendirian juga sangat ampuh untuk lebih meresapi rasa jauh dari rumah.. jauh dari keluarga.. jauh dari orang tua.. jauh dari orang yang kita sayangi... hingga perasaan hati yang menjadi AMARILE..(a.k.a. tidak jelas) bentuk, aroma dan rasanya.. sesuatu rasa yang seperti meleleh dan menyayat. sungguh perih. siksaan ini, rasa rindu dalam kejauhan dan kerinduan ini, sudah selayaknya diyakini sebagai sebuah anugerah ketimbang cobaan dan musibah. Alhamdulillah. (masih banyak hal yang bisa untuk disyukuri)