2009/04/05

cita2 gue... amin!

4th march 09
BIsmillahirrohmaanirrohiim...

Segala bekal intelektual pastinya sudah dimiliki oleh setiap manusia yang berakal.. lebih2 yang sudah dewasa dan mampu memandang-pilah mana yang baik dan mana yang buruk.. mana yang bermanfaat mana yang useless.. mana yang akan menuntun kearah kebaikan dan mana yang akan menjerumuskan kejalan kesesatan.. Bekal pengetahuan numerik dan verbal sudah sangat cukup bagi seorang manusia untuk menguasai bermacam pengetahuan yang bermanfaat bagi hidup dan kehidupan.. Cuman, masalahnya pun sangat simpelnya.. sebuah pertanyaan klasik dan membosankan.. kalau memang setiap diri manusia yang hampir semuanya berakal sehat,, mengapa toh masih saja kebanyakan terbelakang dalam hal ilmu pengetahuan?? padahal dengan segala bekal yang dimiliki, apa susahnya bagi mahluk super sekelas manusia untuk menjadi cerdas dan selayaknya menjadi manusia yang jenius?? tapi pada kenyataannya hanya segelintir saja dari ras manusia itu yang sempurna dalam mengimplementasikan kecerdasannya.. sebagian besarnya memproduksikan diri dalam lingkaran setan kekolotan.. sungguh sangat disayangkan.

Itu adalah kebertanya2an gue yang sangat mengganggu pikiran ini. akhir2 ini memang gue sangat tertarik dalam pemikiran yang sederhana namun mendalam.. gue mencontohkan kepada diri gue sendiri aja. kalau seandainya ada sebuah tulisan yang didalam nya terdapat sebuah masalah.. dengan sebentar saja gue mampu memahaminya dan mengambil point inti dari permasalahan yang tertulis didalam sepenggal tulisan tersebut.. that's it. itu sudah cukup menjelaskan betapa manusia itu sungguh sangat luar biasa dalam menangkap apapun bidang kelilmuan selama tulisannya masih bisa terbaca dan terangkaikan dari beberapa bentuk kata dimana kata2 tersebut berasal dari rangkaian huruf.. cuman itu saja. manusia manapun pasti mampu melakukannya! tetapi mengapa cuman sampai disitu?? mengapa tidak mempunyai kepercayaan diri yang lebih sebagaimana dengan keyakinan super-pasti mampu memahami sebuah permasalahan yang sebenarnya mempunyai point yang sama dengan apapun bidang ilmu yang diinginkan?? semuanya terdiri dari hanya rangkaian huruf, rangkaian kata, rangkaian kalimat, rangkaian paragraf yang mempunyai inti untuk dimengerti..

Sampe point ini gue gak peduli ntar anak gue bakal mengerti atau gak. soalnya semua yang Papah sampaikan adalah terlahir secara spontan dan tanpa melalui proses editing Anakku.. huehuehue... Yang lebih penting adalah bukan hanya sekedar memaparkan sebuah realitas yang berkembang ditengah kenyataan hidup.. tetapi juga diperlukan pengetahuan sebab-musabab mengapa sampai bisa terjadi demikian agar kita mampu mencari jalan keluar permasalahannya.. menurut gue si.. ketidakmampuan seorang manusia menjadi manusia super karena ada sifat2 dari dalam dirinya sendiri yang menghambat untuk maju. dimana proses penghambatan itu tidaklah terjadi serta merta tanpa kejadian pendahuluan. coba kita kembali kemasa anak2 dulu.. betapa mudahnya kita dimasuki doktrin2 pemikiran yang mungkin hingga saat ini masih dengan jelasnya kita ingat. mengapa semua itu bisa terjadi?? semua itu terjadi karena pada saat anak2 dulu jiwa dan batin kita masih terlalu suci untuk dicemari.. sehingga berbagai ilmu pengetahuan tingkat sederhana sampai yang paling canggihpun akan masuk dengan mudahnya. Yup! menurut gue segala kontaminasi yang kita dapatkan seiring bertambah usia lah yang menjadi penyebab kebuntuan kita dalam meraih motivasi dan semangat juang seperti yang pernah kita miliki dimasa anak2 dulu. Kontaminasi yang bermacam2 yang dimasukkan setan2 musuh kita secara halus tanpa kita sadari.. yang mungkin kalau seandainya saja ada alat pendeteksi racun2 yang kita makan dari segala bujuk rayuan setan.. mungkin jasad kita bukanlah lagi berwujud manusia yang suci melainkan telah kelam dan pekat oleh bermacam penyakit batin dan jiwa bagai kanker stadium lanjut.. dan celakanya... kita tidak sadar dan merasa oke2 aja.. pyuhh....

Gue cuman membandingkan aja dengan merenung dan membandingkan kondisi gue dimasa kecil dulu,sebelum terkontaminasi berbagai masalah keduniawian,.. dengan kenyataan yang harus gue dapatkan sekarang.. Wah,wah,wah,, sungguh sangat memilukan. kalau boleh memilih gue mendingan hidup sebatangkara dengan bermodalkan sikap batin seperti yang pernah gue punyai dulu. kerusakan yang akut dan tidak disadari yang mungkin saja berasal dari hal yang kita suka, kita cinta, kita sayang,, namun sebenarnya merupakan 'setan'2 yang menggerogoti kesucian batin ini.. maka dari itu Anakku... berhati2lah dalam melangkah dalam hidupmu.. kesucian iman dan keluguan masa baikmu itu sungguh sangat mahal! terlalu mahal harganya menukarkan surga dengan neraka.. Papahmu ini telah salah Anakku,,, makanya gue gak pengen anak gue kelak mengulangi kesalahan serupa yang pernah gue lakukan. kesalahan yang walaupun cuman sekali saja.. sekali saja.. namun bisa menjerumuskan kedalam jurang kehinaan.. na'udzubillah... Hati itu betul2 sangat sensitif dan peka.. betapa beruntungnya manusia2 yang mampu menjaganya terjauh dari kontaminasi setan dalam bentuk apapun. Semoga saja gue bisa kembali meraih kesucian batin seperti seorang anak kecil yang masih lugu.. Gue sangat2 pengen meraihnya kembali... Ya Alloh.... kabulkanlah..... amin.. sudah cukuplah Engkau wisatakan hamba kedalam dunia kesalah seperti ini.. sudah cukuplah akut menahun ini hamba rasakan Ya Alloh... Hamba sangat takut untuk menjadi semakin jauh dari jalan kebenaranMu... Astaghfirulloh...

GUe sangat mencintai ke...biasa-an.. ke...wajar-an.. dan ke...baik-an... biasa, wajar, dan baik adalah sebuah paket yang sebenarnya telah tertanam didalam batin setiap manusia. hal yang sangat keren dan modern menurut gue adalah seperti apa yang pernah gue rasakan dimasa kanak2 dulu.. semuanya begitu sempurna walaupun pada saat itu gue merasakan biasa2 saja.. hehe.. Semoga saja kefitrahan diri ini kembali membalik arah khususnya pada diri gue diusia yang sedang produktif dan menggelora ini.. Walaupun gue sedang berada pada jalur yang kurang terarah.. namun gue selalu dan hanya akan memohonkan permohonan apapun kepada Alloh... karena yang gue yakini Alloh itu Maha Pengasih dan Maha Penyayang.. dimana kasih dan sayangNYA akan selalu melekat pada diri setiap mahluk yang merasa hanya membutuhkanNYA semata... Alhamdulillah Ya Alloh.. Ayo! kita raih kembali apa yang tercecer diwaktu yang belum lama terlewati!! berubah, sekarang, selamanya....!! Bismillah.. ;p