16 sept 2009
bismillahirrohmaanirrohiim...
kontemplasi...
Dimalam ini mungkin sedang lailatulqadar?? karena gue merasakan sebuah atmosfer yang luar biasa.. sungguh membuat seluruh jiwa dan raga begitu bersemangat padahal jam telah menunjukkan pukul 12 malam namun semangat ini begitu menggebu. diiringi oleh lagu basejam dan suasana di kamar yang sungguh menyenangkan sangat2 membuat inspirasi mengalir dengan derasnya. lebih2 gue juga telah mendapatkan pencerahan dengan kehadiran baby anak kakak gue yang baru berumur 4 bulan... wah, sungguh luar biasa mahluk sekecil itu hadir dimuka bumi ini... yang dulu juga gue 26 tahun yang lalu berawal seperti dia,, yang tidak tau apa2, belum mengenal bagaimana dunia ini... seiring berjalannya waktu sampailah pada diri gue yang sekarang ini....
so, apa yang membuat setiap manusia itu berbeda?? padahal apa yang mereka makan sama, apa yang mereka minum sama, jatah satu hari juga sama2 24 jam. tidur juga, punya anggota tubuh yang sama, sama2 merasakan siang hari yang panas dan dinginnya malam.. sama2 bisa mendengar dan melihat dan sama2 bisa ngomong!! jadi apa yang menyebabkan manusia itu menjadi 'berkasta2'?? ada yang 'sukses' ada yang tidak. ada yang 'pinter' ada yang kurang. ada 'bahagia' ada yang tidak. apakah yang membedakan diantara mereka????????????
oh, mungkin jawabnya untuk ukuran kondisi batin saat ini adalah,, bagaimana kemampuan lain tiap2 manusia dalam melawan hawa nafsunya. berhubung bulan puasa maka jawabnya adalah itu.. namun menurut gue itu sudah mencakup banyak hal. mengapa demikian?? karena orang yang memperturutkan hawa nafsunya pastilah akan menghabiskan sebagian besar waktu meleknya dengan hal2 yang berhubungan dengan pmuasan hawa nafsu tersebut. sedangkan bagi yang tida,, mereka pastinya akan memanfaatkan waktunya dengan hal2 yang lebh berguna. dan, untuk mencapai kebahagiaan itu adalah dengan bermodalkan hal2 yang berguna. bukan hawa nafsu. jadi untuk saat ini sebagai pembuka diskusi personal gue vs batin ini dibuka dengan hipotesis sebagaimana sudah gue ungkap diawa.