BHNM
Di status gue hari ini, objek yang gue pergunakan sebagai bahan renungan adalah sesosok ibu2 yang bekerja sebagai buruh cuci.. dimana pekerjaan itu dia lakukan selama berhari2, berbulan2, bertahun2, hingga selama sisa umur usianya.. gue memikirkan bagaimana perasaan hatinya dengan pekerjaan seperi itu.. pastiya sebagai orang awam gue menerka2 klau dia akan sangat merasa bosan dan meratapi nasibnya.. iya, itu keluar dari pikiran sempit gue yang paling dalam... karena apa dosa nya melakukan pekerjaan sebagai buruh cuci?? toh, keseharian waktu yang kita jlani adalah sama saja. diawali dari pagi hari.. beranjak ke siang.. terus sore,, lalu magrib,, lanjut ke malam... begitu terus berputar tanpa henti...
Nah.,, yang menjadi dasar dari hikmah yang bisa gue petik adalah.... "waktu hidupmu itu digunakan untuk apa??? kebaikan kah ataukah hanya kesia2xan??..." Kita sering mengabaikan waktu yang memang berjalan hanya per 1 detik.. terlihat seperti sangat lamban dan tiada berarti.. makanya sering disepelekan dan disia2kan.. nanti dulu lah, masih lama ini.. semuanya terus begitu disegala macam situasi.. hingg disatu waktu yang terjadi dimasa depan,, terjadilah "perbedaan nasib"!! ada yang menjadi kaya dan ada yang hanya begitu2 saja... memang semuanya sudah ada yang menggariskan megenai kekayaan dan kehidupan ini.. namun sebatas kemampuan manusia, gue pengen mengangkat masalah ini untuk lebih memantapkap kontemplasi diri yang sedang merekah... oh, semuanya memang harus dimulai dari langkah awal,, sebagai pegawai baru,, sebagai siswa baru,, sebagai pendatang baru,, sebagai penduduk baru,, sebagai anak baru,, disitulah masa2 yang mungkin kebanyakan orang agak tidak menyukai..
Jujur aja gue pengen menjadi pilot! gue pikir itu keren banget dan pastinya dibutuhkan skill dan kecerdasan yang cukup significant.. semua harus terukur dan cepat. harus tepat dan akurat. tidak boleh ceroboh dan harus terstruktur rapih!
Sebenarnya gue sudah pernah merasakan "telah mendapatkan apa yang gue inginkan..." disaat gue sangat menginginkannya,, gue sangat2 membayangkan betapa itu sangatlah tidak mungkin untuk diraih... dan gue banyak berdoa hingga malam2pun gue sampai terjaga memikirkan keingian tersebut plus ditemani oleh suasana yang memojokkan gue betapa gue gak mungin untuk mendapatkannya...