bismillah...
sudah hampir setahun sejak bulan mei tahun lalu.. tepatnya tanggal 6 mei 2009 di kalibata.. april, mei.. 2 bulan lagi setahun sudah terlewati sejak jaman2 di bjb dulu.. hmm.. kini yang dilihat adalah "apa yang telah diperoleh?" pertanyaan mendasar yang memerlukan jawaban "segera!" karena kalau tidak dijawab dari sekarang atau lebih pastinya hari ini, maka yang akan terjadi hanyalah perlewatan waktu yang begitu2 saja.. sama seperti saat2 sebelumnya..
memang pengalaman membuat kita menjadi lebih dewasa. namun itu bukan jaminan 100% kita menjadi manusia yang lebih baik lagi. kalau lengah sedikit maka bisa2 akan melencengkan langkah kaki ini menuju jalan yang salah, jalan yang sesat.. padahal sebelumnya telah dimengerti dengan pengertian mutlak bahwa ada sesuatu yang memang benar dan harus diikuti. Alloh sudah menampakkan segala yang baik dan segala yang kurang bermanfaat dalam hidup kita. kini yang sedang terjadi adalah perjalanan hidup yang masih terbentang diluar sana dengan pijakan kaki dihari ini. mau apa saya besok? mau jadi apa nantinya saya? apa yang ingin saya raih nanti? semua pertanyaan itu menjadi tolak awal dari bekal perjalanan hidup yang sedang berada dalam kondisi emas2xnya. tidak boleh lagi waktu yang sangat berharga ini dibuang begitu saja. hidup harus punya tujuan dan pendirian. harus punya wibawa dan sikap. sudah tidak jamannya lagi menjadi manusia yang cengengesan! dan tidak beraturan. tidak ada lagi tempat untuk bercanda dengan kekanak2xan kalau tidak ingin di perlakukan sebagai anak2x.
hingga hampir setahun ini telah banyak perubahan drastis yang terjadi. dari status / keadaan sosial yang dulunya tidak jelas, sekarang sudah jelas.. kehidupan rancangan masa depan untuk berumahtangga juga sudah terlihat jelas.. namun dibalik semua itu, nurani ini masih saja merasakan bahwa saya sebenarnya belum benar2 berhasil mencapai kesuksesan! justru kalau ditilik dari segi spiritualitas cenderung menukik turun tajam dan hampir menambrak dasar pondasi. ooh.. rem yang pakem harus segera diaktifkan jikalau diri ini tidak diinginkan terjatuh terlalu jauh.. sungguh2 indah agama itu.. sungguh menenangkan dan menenangkan.. uang, urusan duniawi hanyalah menyenangkan sesaat dan tidak menyeluruh. hanya sesaat. namun kalau agama maka kesenangan yang diraih itu adalah kesenangan yang menyeluruh. Ya Alloh.. bantu hamba untuk mendapatkannya kembali.. amin..
tidak disangka,, sebenarnya sudah tersedia didepan mata segala fasilitas untuk menjadi manusia yang mampu merengkuh dunia ini.. tetapi semuanya itu tidak berdampak sama sekali karena penggunaannya masih "dengan menggunakan mata tertutup". bagaimana bisa mendapatkan sesuatu dengan mata tertutup? terlihat jelas perbedaan antara manusia buta dengan melihat.. maka dari itu, melihatlah dan berbuatlah! sekarang! jangan semuanya dimasukkan kedalam pikiran.. sampah masuk, sampah berkembang... sungguh kasihan jika begitu..