2013/05/19
panca indera - pikiran - hati
entahlah apa yang sedang dirasakan oleh hati ini, sejak beberapa waktu yang lalu.. seolah ada yang membuatnya sesak dari dalam, seolah dia sedang mengalami gangguan kesehatan, mungkin sedang sakit, demam. rasa, yang tidak disetiap waktu dapat dirasakan, karena memang hati itu sangatlah sensitif atas segala apa yang masuk dalam pikiran baik itu yang bersumber dari segala hal yang didengar oleh telinga, dilihat oleh mata, dicium oleh hidung maupun yang dikecap oleh lidah. berasal dari berbagai macam sumber input panca indera yang diolah khusus oleh pikiran dan kemudian dirasakan oleh hati. sebuah proses yang sangat terstruktur rapi, dari input hingga output rasa. ya, paling tidak, apapun yang sedang dirasakan, baik itu yang berasal dari kejadian senang maupun yang tidak menyenangkan, mampu menghasilkan sebuah pelajaran berharga yang dapat dipergunakan sebagai bekal diperjalanan masa depan. kalau ditelisik lebih jauh, betapa sumber pertama yang menjadi input pikiran adalah panca indera. apa yang masuk akan secara otomatis diproses oleh pikiran dan kemudian disalurkan kedalam hati untuk dirasakan, seketika itu.langsung, tanpa jeda! oleh karena itu ketika kita menginginkan sebuah perasaan yang nyaman, baik dan menenteramkan hati, yang harus dijaga dan disaring adalah input yang bersumber dari panca indera kita. ketika itu dapat kita kontrol maka pikiranpun hanya akan memproses segala input yang masuk dan kemudian hatipun akan merasakan apa yang pikiran salurkan. cukup simpel memang, namun pada kenyataannya dikehidupan ini terdapat begitu banyak input yang berwara wiri diluar sana sehingga membuat sumber input menjadi kacau, karena segalanya terikut masuk dan terproses didalam pikiran sehingga output rasa dihatipun mengikutinya. rasa menjadi kacau. oleh sebab demikian, kita harus sangat berhati2 akan sumber input yang masuk kedalam pikiran. harus dipilah pilah, tidak bisa kita selalu memasukkan segala macam hal yang hanya akan memperburuk kinerja pikiran dan outputnya.