2013/05/12
percakapan batin yang menggelisahkan
apa yang sekarang ada didalam pikiran hanyalah bagaimana diri ini bisa memaksimalkan segenap potensi yang ada agar Allo senang dan ridho. karena diri ini telah terlampau banyak melakukan kekeliruan dimasa lalu, terlalu banyak hal negatif dan sia2 yang memalukan, sudah begitu banyak kesempatan dilewatkan begitu saja hanya karena berjalan diatas jalan yang salah. semua seolah gelap gulita hingga tidak mampu memandang kedepan. berjalan dengan meraba2 lebih tepatnya. Sungguh, ketika sedikit saja pintu itu terbuka, seketika terpancarlah segenap cahaya-cahaya nan berwarna putih dan sedap dipandang.. oh, betapa indahnya dan dia seolah memberikan titik titik berkas noktah cahaya yang membentuk sebuah jalan.. ya, dia seolah sedang menuntun kaki ini untuk melangkah kearah yang diinginkannya.. sungguh, mengapa engkau baru datang sekarang wahai penuntun jalan... humm,, tidak bisa disalahkan juga, yang ada hanyalah, salahkan dirimu sendiri! apa saja yang selama ini telah engkau perbuat? sudah berapa banyak modal waktu dan kesempatan engkau lalui begitu saja? dirimu yang hanya disenangkan oleh candaan dan tawa kosong tiada bermakna. sungguh engkau sebenarnya tengah mempermalukan dirimu sendiri! jadi rasa yang engkau rasa selama ini hanyalah berupa fatamorgana kenikmatan, tidak ada apa2nya. coba engkau bandingkan dengan mereka yang dengan cerdasnya berhasil memanfaatkan segala waktu dengan hal2 yang berguna, yang hakiki,, engkau telah terlampau tertinggal jauh! Namun, ketika takdir itu sekarang dirasakan, dimana walaupun bagaimanapun keadaan yang telah lewat dilalui, kenyataannya sekarang adalah, ruh masih melekat didalam badan! itu artinya adalah sinyal positif dari Sang Maha Penguasa Kehidupan kepada diri ini bahwa sebenarnya kesempatan itu masih ada, kesempatan untuk melakukan perabaikan diri terbuka lebar! sekarang tinggal bagaimana pelaksanaan atas perbaikan dirimu itu. apakah engkau benar2 berniat untuk memperbaiki diri secara total, atau akan kembali kumat seperti yang dulu? oh, sepertinya sudah tidak jamannya lagi untuk kembali melakukan kesalahn yang sama berulang2x. raga dan jiwa ini sudah terlampau letih dan muak dengan segala kekonyolan masa lalu. sudah cukup. diri ini sangat menginginkan sebuah revolusi dan percepatan diri! sudah menjadi harga mati dan tidak bisa ditawar2 lagi. karena umur manusia tiada yang bisa menjamin, kita tidak tahu kapan ajal akan menjemput?? sungguh menyedihkan ketika ajal datang, amal perbuatan buruk masih menggunung dan mengalahkan amal baik yang masih begitu sedikitnya! naudzubillah.. oleh karena itu memang sudah tidak tidak ada waktu untuk bermain2 dalam hidup ini. hidupku haruslah dipenuhi dengan segala kegiatan positif dan bekal yang cukup untuk kehidupan akhirat! itu adalah sebuah tekad yang semoga akan menjadi pondasi yang kokoh bagi diri ini dalam menjalani kehidupan selanjutnya. amin.